JAKARTA, iNews.id - Penurunan muka tanah menjadi ancaman bagi kota-kota besar di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Fenomena ini dapat menyebabkan kota tenggelam dalam beberapa tahun mendatang.
Ada banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya penurunan muka tanah. Mulai dari kondisi iklim yang membuat permukaan air laut naik hingga penggunaan air tanah yang berlebihan.
1. DKI Jakarta
DKI Jakarta merupakan provinsi yang sangat padat dan menjadi sentral pergerakan ekonomi. Satu permasalahan yang tak kunjung usai di Jakarta yakni soal banjir.
Data yang dipublikasi Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN menyebut, DKI Jakarta mengalami penurunan muka tanah berkisar antara 0,1 sampai 8 cm dan terjadi di tahun 2015- 2020.
2. Jawa Tengah (Pekalongan dan Semarang)
Dua kota di Jawa Tengah, yakni Pekalongan dan Semarang juga rentan mengalami penurunan muka tanah. Data LAPAN selama tahun 2015 sampai 2020, penurunan muka tanah di Pekalongan mencapai 2,1 sampai 11 cm per tahun. Sementara di Semarang penurunan muka tanah sebanyak 0,9 hingga 6 cm per tahun.