JAKARTA, iNews.id - Profil Karina Ranau, istri Epy Kusnandar yang dipalak preman di Pasar Minggu, kini tengah menjadi sorotan publik setelah video dirinya bersitegang dengan dua pria di warung miliknya viral di media sosial. Kejadian itu berlangsung di warung makan milik Karina dan Epy di Jalan Haji Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Warung tersebut baru beroperasi beberapa hari sebelum insiden terjadi, dan pasangan ini membuka usaha tersebut sebagai langkah baru di luar dunia hiburan. Namun, di tengah semangat membangun bisnis kuliner, keduanya harus menghadapi insiden tak menyenangkan yang awalnya diduga sebagai tindakan pemalakan oleh preman setempat.
Dalam video yang beredar, Karina Ranau tampak emosional dan menegaskan bahwa usahanya bukan usaha sembarangan. Ia mengatakan dengan nada tinggi, “Kita di sini bayar, sewa, capek kerja! Baru buka beberapa hari sudah diganggui,” tegas Karina.
Tak berhenti di situ, ia juga menegaskan bahwa usaha mereka bukanlah milik “orang numpang”, melainkan usaha yang dibangun dengan membayar sewa dan kerja keras. Sikap tegas dan emosional Karina ini menunjukkan keberaniannya dalam membela haknya sebagai pelaku usaha yang sah, serta memperlihatkan sisi lain dari dirinya sebagai perempuan yang tangguh dan tidak takut bersuara.
Pihak kepolisian kemudian memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa yang viral tersebut. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur membenarkan bahwa keributan terjadi di warung makan milik Karina pada Minggu, 19 Oktober malam.