"Aku enggak pernah nuntut apa-apa. Enggak pernah nuntut apa-apa sama sekali, enggak pernah. Dikasih ya alhamdulillah, enggak dikasih juga aku enggak pernah tahu notifikasi dari rekening tuh aku enggak pernah lihat juga," katanya.
Saat ditanya mengenai konsistensi pemberian nafkah selama proses perceraian berlangsung, Mawa memberikan jawaban yang mengindikasikan aliran dana dari suaminya tidak selalu berjalan lancar.
"Kalau aku bilang kurang lancar gimana ya?" ucapnya.
Lebih lanjut, Mawa menilai nominal yang selama ini diberikan Insanul belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sang anak secara menyeluruh. Meski demikian, dia memilih untuk tidak mempermasalahkan hal tersebut dan tetap bersyukur atas apa yang diterima.
"Bulanan itu bukan untuk anak ya, maksudnya ya tetap-tetap untuk anak tapi menurut aku enggak sampai, enggak bisa untuk anak juga (nominalnya). Tapi ya enggak apa-apa, it’s okay," kata Wardatina Mawa.
Meski mengakui nafkah yang diterima belum memadai, Mawa enggan memperkeruh hubungan dengan suaminya di tengah proses hukum yang masih berjalan. Dia memilih fokus pada pekerjaannya dan membesarkan anak dengan kemampuan yang dimilikinya.
"Ya alhamdulillah ada. Aku enggak mau menjelek-jelekkan, cuma ya alhamdulillah lah, banyak disyukuri saja," ujar Mawa.