JAKARTA, iNews.id - Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengaku belum mengambil langkah hukum terkait dugaan penipuan yang membuat dirinya dan sejumlah korban mengalami kerugian hingga hampir Rp10 miliar. Dia memilih menunggu itikad baik dari terduga pelaku sebelum membuat laporan ke polisi.
Kasus tersebut pertama kali diungkap Tantri melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, dia mengaku kecewa setelah mengetahui dana miliaran rupiah milik banyak orang diduga dibawa kabur oleh seseorang yang dikenalnya.
Meski merasa dirugikan, Tantri masih berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Dia berharap terduga pelaku yang berinisial PN alias Poppy Nupitasari bersedia menemui para korban dan memberikan penjelasan.
"Sebenarnya bisa aja aku LP (laporan polisi), tapi aku masih usaha menunggu itikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua," tulis Tantri dalam unggahannya.
Penyanyi berusia 34 tahun itu mengungkapkan bahwa terduga pelaku telah menghilang selama lebih dari tiga hari. Seluruh akses komunikasi juga disebut sudah terputus sehingga membuat para korban kesulitan mencari keberadaannya.