Hukum Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh, Simak Bacaan Lengkapnya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi Doa Niat Puasa Ramadhan sebulan penuh yang bisa dibaca saat makan sahur. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Hukum niat puasa Ramadhan sebulan penuh penting diketahui umat Islam agar tidak salah dalam menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan.

Mayoritas ulama berpendapat niat puasa wajib seperti puasa Ramadhan merupakan syarat utama sahnya ibadah.

Saiyid Mahadhir dalam bukunya Niat dan Imsak menjelaskan, niat puasa wajib menurut ulama Mazhab Syafi'i harus ada sejak Maghrib hingga subuh dan setiap hari harus diperbarui atau istilah fikihnya tabyt an niyyah (menanamkan niat) pada malam hari. Selain itu, niat juga harus ditentukan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu fajar, maka ia tidak berpuasa.” (Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidzi: 662, dan al-Nasa’i: 2293). 

Lantas, bagaimana hukum niat puasa Ramadhan sebulan penuh? Berikut ulasannya

Hukum Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh di awal bulan suci, sebagaimana dilansir dari laman Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah KTB, hukumnya disunnahkan. Sedangkan hukum niat untuk puasa hari-hari setelah hari pertama ulama berbeda pendapat (khilaf).

Menurut madzhab syafi'iyah niat puasa untuk sebulan penuh tersebut cukup untuk puasa satu hari yang pertama, sehingga setiap hari puasa ramadhannya wajib diniati, jika tidak diniati maka tidak sah puasanya sebulan tersebut kecuali puasa Ramadhan hari pertamanya.

Sedangkan menurut imam Malik niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh sudah mencukupi, sehingga untuk hari-hari berikutnya tidak wajib niat kembali, yang artinya jika tidak niat pun sudah sah karena niatnya sudah sebulan penuh pada malam hari pertama awal puasa Ramadhan tersebut. [ Hasyiya qulyubi wa 'umairoh 2/67, Al-majmu' syarah muhadzab 6/303, Hasyiyah al-bajuri 1/288 ].

Niat puasa Bulan Ramadhan sebulan penuh ini untuk mengantisipasi jika lupa atau tertidur. Hal ini mengikuti atau taqlid Imam Malik. Namun, dianjurkan untuk tetap memperbarui niat puasa pada malam hari.

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى  

Latin: Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.

Niat Puasa Ramadhan

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ 

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaai fardhi syahri romadhooni haadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini karena Allah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
5 hari lalu

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Beserta Artinya, Catat Batas Waktunya!

Muslim
11 hari lalu

Bacaan Niat Puasa Ganti Ramadhan di Hari Kamis, Teks Arab dan Artinya

Muslim
2 hari lalu

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan, Lengkap dengan Hadits

Muslim
2 hari lalu

10 Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit, Lengkap dengan Dalilnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal