"Tabungan kalsium harus dilakukan sejak dini. Ketika sudah dewasa, tidak lagi berada dalam masa pertumbuhan," ujarnya.
Ia juga menyoroti perbedaan manfaat susu pada anak dan orang dewasa. Pada anak-anak dan remaja, kandungan kalsium dan protein dalam susu dimanfaatkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan tulang, otot, serta berbagai jaringan tubuh lainnya. Sementara pada orang dewasa, manfaat susu lebih banyak untuk menjaga kesehatan dan mempertahankan fungsi tubuh yang sudah terbentuk.
"Kalau yang dewasa minum susu banyak-banyak, tulangnya sudah berhenti tumbuh. Jadi manfaatnya tidak sebesar pada anak-anak," katanya.
Tak hanya kaya akan kalsium, susu juga mengandung berbagai zat gizi lain yang dibutuhkan selama masa tumbuh kembang, seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Kandungan nutrisi yang relatif lengkap tersebut membuat susu menjadi salah satu pilihan pangan yang mudah dikonsumsi anak untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian mereka.
"Susu berperan dalam asupan sehari-hari karena kandungannya sudah cukup lengkap, ada kalsium, protein, dan juga jenis karbohidrat," jelas Prof Rini.