Penglihatan Buram Pasca Operasi Katarak: Apa Saja Faktor Risikonya?

Siska Permata Sari
Katarak adalah penyebab umum dari penglihatan yang menurun di usia tua, dengan gejala seperti penglihatan kabur. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Katarak adalah suatu penyakit ketika lensa bening di dalam mata menjadi keruh. Katarak adalah penyebab umum dari penglihatan yang menurun di usia tua, dengan gejala seperti penglihatan kabur. Dokter dapat memulihkan penglihatan melalui operasi untuk mengganti lensa yang keruh dengan implan lensa buatan. Namun, pada beberapa kondisi tertentu, seseorang tetap bisa mengalami buram setelah menjalani operasi katarak

Salah satu penyebab pandangan buram/berkabut setelah operasi katarak adalah katarak sekunder yang sebenarnya adalah suatu Posterior Capsule Opacification (PCO). Gejala katarak sekunder mirip dengan katarak primer seperti penurunan tajam pengelihatan, gangguan pada saat membaca, pengelihatan berkabut dan pandangan silau. 

Perubahan penglihatan dari katarak sekunder biasanya terjadi dalam beberapa tahun pertama setelah operasi, walaupun pada beberapa kondisi dapat muncul lebih cepat. PCO dapat ditemukan lebih cepat pada pasien dengan komorbiditas mata lain maupun komorbiditas sistemik (Glaukoma, Penyakit Mata Kering/Dry-Eye Disease, Hipertensi dan Diabetes Mellitus). 

Tidak ada cara untuk memprediksi apakah operasi katarak akan memicu katarak sekunder. Namun, keadaan tertentu membuat orang lebih beresiko untuk mengalami, seperti berusia di bawah 60 tahun saat operasi katarak atau sudah menjalani operasi mata sebelumnya. 

Lalu bagaimana cara untuk mengatasi katarak kedua? Kabar baiknya adalah terdapat prosedur sederhana tanpa rasa sakit untuk menangani katarak sekunder. Prosedur ini disebut dengan Laser Nd-Yag kapsulotomi. Tindakan laser Nd-Yag kapsulotomi relatif aman, cepat dan umumnya tidak ada komplikasi serius pasca tindakan. Jika Anda menemukan beberapa keluhan ataupun memiliki risiko katarak sekunder segera konsultasikan masalah kesehatan Anda kepada Dokter di Layanan Rumah Sakit terpercaya. Salam Sehat! 

Penulis: dr. Anissa N. Witjaksono, B.Med.Sc(Hons), Sp.M, Siti Nurlatifah, SKM 

Referensi: 
1. Mayoclinic.org. 2022. Cataract surgery - Mayo Clinic. [online] Available at: [Accessed 14 March 2022]. 
2. Harvard Health. 2022. Are you at risk for a secondary cataract? - Harvard Health. [online] Available at: [Accessed 14 March 2022]. 
3. Rs.ui.ac.id. 2022. Rumah Sakit Universitas Indonesia. [online] Available at: [Accessed 14 March 2022]. 
4. University of Central Florida. 2022. What Are Secondary Cataracts?. [online] Available at: [Accessed 14 March 2022].

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Health
7 hari lalu

Dipecat Menkes, Dokter Piprim Kini Praktik di RSUI

Nasional
19 hari lalu

RSCM Ungkap Mata Kanan Aktivis KontraS Andrie Yunus Mulai Membaik usai Disiram Air Keras

Health
2 bulan lalu

MNC Peduli Bantu Kembalikan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak Gratis di Sukabumi

Megapolitan
2 bulan lalu

MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Gelar Operasi Katarak, Warga: Rasanya Bahagia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal