Menurutnya, pada produk yang berbahan utama susu segar, sumber susu berasal dari peternakan dan sapi yang dapat ditelusuri. Susu yang baru diperah kemudian dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam sebelum langsung diolah dan diperkaya dengan berbagai nutrisi yang dibutuhkan.
Setelah melalui proses tersebut, susu diubah menjadi susu bubuk yang memiliki masa simpan hingga dua tahun. Proses ini dikenal sebagai one-step process karena hanya melewati satu tahapan utama pengolahan.
“Proses ini disebut sebagai one-step process, karena hanya melalui satu tahapan utama pengolahan. Dengan proses yang lebih singkat, nutrisi alami yang terkandung dalam susu segar diklaim dapat lebih terjaga,” kata Yang Zhang.
Sebaliknya, pada produk dengan komposisi utama susu bubuk, bahan baku dapat berasal dari berbagai peternakan dengan sumber susu yang tidak selalu diketahui secara spesifik. Susu terlebih dahulu diolah menjadi bubuk dan dapat disimpan hingga dua tahun sebelum didistribusikan ke fasilitas produksi.
Di fasilitas tersebut, susu bubuk kembali melalui proses pemanasan, dilarutkan, dan diperkaya dengan berbagai nutrisi tambahan sebelum dikemas menjadi produk akhir. Produk yang dihasilkan dapat memiliki masa simpan hingga empat tahun.