Mengenal Ptosis, Kondisi Kelopak Mata seperti Ngantuk

Ravie Wardhani
Dokter Tompi mengungkap kondisi mata seperti dialami Wapres Gibran dikenal dalam dunia medis.sebagai ptosis. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id - Dokter Tompi belakangan menjadi sorotan setelah menegur materi stand up comedy komika Pandji Pragiwaksono. Teguran itu muncul usai Pandji menyinggung kondisi mata Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sebutan “ngantuk”.

Menurut Dokter Tompi, pernyataan tersebut bisa dianggap sebagai hinaan fisik. Dia menjelaskan bahwa kondisi mata seperti yang dialami Wapres Gibran dikenal dalam dunia medis dengan istilah ptosis.

Lantas, apa sebenarnya ptosis itu?

Mengutip American Academy of Ophthalmology, ptosis adalah kondisi medis ketika kelopak mata atas turun atau terkulai lebih rendah dari posisi normal. Kondisi ini bisa terjadi pada satu mata atau kedua mata sekaligus.

Tingkat keparahan ptosis pun beragam. Pada kondisi ringan, kelopak mata hanya tampak sedikit turun, namun pada kasus yang lebih berat, kelopak mata bisa menutupi sebagian bahkan seluruh pupil sehingga mengganggu penglihatan.

Ptosis dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Masalah ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga dapat berdampak pada fungsi penglihatan dan kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Secara medis, ptosis terjadi akibat gangguan pada otot pengangkat kelopak mata, yaitu levator palpebrae superioris, atau saraf yang mengontrol otot tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan ptosis, mulai dari gangguan saraf, faktor penuaan, kondisi bawaan sejak lahir, hingga adanya beban berlebih pada kelopak mata seperti tumor.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Periksa Pandji Pragiwaksono, Polisi Usut Penyusun Materi Mens Rea

Nasional
14 jam lalu

Polisi bakal Periksa Ahli sebelum Tentukan Unsur Pidana dalam Kasus Mens Rea

Nasional
3 hari lalu

Pandji Siap Dialog Selesaikan Polemik Mens Rea: Saya Niatnya Hibur Masyarakat

Nasional
3 hari lalu

Pandji Pragiwaksono usai Diperiksa Polisi 8 Jam: Saya Tak Merasa Menistakan Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal