88 Kasus Terkonfirmasi, Kemenkes Gercep Lakukan Ini agar Cacar Monyet Mpox Tak Semakin Menyebar

Nurul Amanah
Wamenkes Dante Saksono jelaskan upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah untuk cegah penyebaran Mpox semakin luas di Indonesia (Foto: iNews.id/Nurul Amanah)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan mengambil langkah cepat mencegah kasus cacar monyet Mpox menyebar semakin luas di Indonesia. Sebanyak 88 kasus telah terkonfirmasi sejak 2022 hingga 17 Agustus 2024.

Disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, pemerintah dipastikan sudah melakukan upaya mitigasi terkait kasus cacar monyet Mpox ini. Langkah pencegahan dilakukan di beberapa kota di seluruh Indonesia.

"Kami sudah lakukan mitigasi untuk Mpox ini di beberapa kota. Sebenarnya, Mpox ini bukan masalah baru, karena sudah teridentifikasi sejak 2022," kata Wamenkes Dante saat ditemui di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Selain itu, pemerintah bakal melakukan koordinasi lebih lanjut untuk membahas cacar monyet Mpox ini dalam Indonesia-Africa Forum (IAF) atau Forum Asia Afrika pada September 2024 di Bali. 

Kemudian, pemerintah juga telah meningkatkan pengawasan di pintu masuk negara, khususnya yang berasal dari negara terjangkit cacar monyet Mpox.

"Langkah-langkah strategis ini diharapkan bisa membuat masalah kasus cacar monyet Mpox tidak menjadi ancaman di Indonesia," kata Wamenkes Dante. 

Sebagai informasi, Indonesia melaporkan 88 kasus cacar monyet Mpox dalam periode 2022 hingga 17 Agustus 2024. Dari kasus itu, DKI Jakarta mencatatkan kasus terbanyak dengan 59 kasus, Jawa Barat (13), Banten (9), Yogyakarta (3), Jawa Timur (3), dan Kepulauan Riau (1).  

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Kemenkes Pastikan 2 Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif, Pasien Sembuh!

Nasional
8 jam lalu

2 Orang Indonesia Suspek Hantavirus, Ada di Jakarta dan Yogyakarta

Nasional
9 jam lalu

Pendamping dr Myta Aprilia Dapat Teguran Keras Kemenkes, OTW Diaudit MDP!

Nasional
1 hari lalu

Kemenkes Bikin Aturan Baru! Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Minggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal