Respons Kemlu terkait Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL

iNews TV
Menlu Retno Marsudi (dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengecam serangan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon Selatan. Serangan itu melukai dua personel pasukan UNIFIL asal Indonesia.

Dua prajurit TNI tersebut mengalami luka ringan saat menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau markas kontingen Indonesia di Naqoura.

Pasukan perdamaian PBB UNIFIL berada di kawasan tersebut untuk menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB guna mendukung stabilitas Lebanon.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menjelaskan, kedua personel tersebut langsung mendapat perawatan di rumah sakit terdekat dan dalam kondisi baik. Luka yang dialami kedua personel tersebut berasal dari luncuran peluru tank Merkava IDF.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
41 menit lalu

Prabowo: TNI-Polri Institusi Vital Kelangsungan Hidup Negara

3 jam lalu

Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu

10 jam lalu

Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional

1 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza

2 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal