"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjutnya.
Nanik dipercaya memimpin BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya terseret kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penunjukan Nanik diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.
Sebelum pelantikan berlangsung, Nanik tiba di Istana Negara sekitar pukul 14.53 WIB. Dia tampak mengenakan kebaya dan songket berwarna biru. Saat ditanya awak media mengenai kesiapannya menjelang pelantikan, Nanik memilih memberikan jawaban singkat.
"Nanti sayangku, nanti kan belum dilantik sayang," katanya.
Selain melantik Nanik dan Said Iqbal, Presiden Prabowo juga melantik Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan BGN dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.