Prabowo Bahas Penutupan Selat Hormuz, Stok Minyak RI Disorot

iNews TV
Prabowo Subianto membahas penutupan Selat Hormus bersama Bahlil Lahadalia dan menyoroti stok minyak RI yang disebut masih aman hingga 20 hari di tengah gejolak geopolitik. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Prabowo Subianto membahas penutupan Selat Hormuz bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, sementara stok minyak RI menjadi sorotan di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak terhadap pasokan minyak dunia. Selat Hormus merupakan jalur penting distribusi energi global, sehingga setiap gangguan berpotensi memengaruhi negara pengimpor seperti Indonesia.

Bahlil menjelaskan pembahasan menyangkut kondisi geopolitik terkini, termasuk isu penutupan Selat Hormus di Iran. Pemerintah memperhitungkan potensi gangguan distribusi minyak dunia.

“Ini menyangkut kondisi terkini geopolitik, termasuk penutupan Selat Hormus di Iran. Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia. Bagaimanapun kita masih melakukan impor satu juta barel,” ujar Bahlil.

Indonesia masih mengimpor sekitar satu juta barel minyak per hari. Kondisi tersebut membuat stabilitas jalur distribusi global menjadi faktor krusial bagi ketahanan energi nasional.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal