WASHINGTON DC, iNews.id – Insiden penembakan terjadi di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, pada Sabtu sore waktu setempat atau Minggu (24/5) pagi WIB. Pelaku penembakan dilaporkan tewas setelah sempat terlibat baku tembak dengan aparat.
Dinas Rahasia AS (Secret Service) mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi tak jauh dari 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW. Petugas langsung membalas tembakan pelaku di lokasi kejadian. Pelaku yang terluka sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Dalam insiden ini, seorang warga yang sedang melintas juga ikut terkena peluru," tulis pernyataan resmi Secret Service via Anadolu. Kondisi korban luka tersebut saat ini belum diketahui pasti, sementara dipastikan tidak ada petugas yang cedera.
Saat penembakan terjadi, Presiden Donald Trump dilaporkan tengah berada di dalam Ruang Oval bersama sejumlah stafnya, termasuk Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin. Secret Service menegaskan insiden ini tidak mengganggu keamanan presiden maupun operasi di Gedung Putih.
Sempat diberlakukan status lockdown (kuncitara) di kompleks Gedung Putih, namun kini telah dicabut. Kasus ini sedang diselidiki mendalam oleh Secret Service dengan dukungan penuh dari FBI dan Kepolisian Washington DC.