Mendagri Sentil Honorer Titipan Timses, Datang Jam 8 Pulang Jam 10

Tim iNews
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengkritik keras tata kelola birokrasi daerah yang kerap dijadikan ladang politik balas budi pasca-pemilu. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengkritik keras tata kelola birokrasi daerah yang kerap dijadikan ladang politik balas budi pasca-pemilu. Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, mantan Kapolri itu menyentil menjamurnya tenaga honorer titipan tim sukses (timses) yang minim kompetensi.

Tito menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan jika perekrutan ditujukan untuk tenaga terampil yang sangat dibutuhkan, seperti guru atau tenaga kesehatan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan banyak daerah justru menampung tenaga honorer titipan untuk posisi administratif tanpa kualifikasi yang jelas. Akibatnya, keberadaan mereka hanya menjadi benalu bagi APBD.

"Kalau untuk tenaga administrasi, sering kali tidak kompeten dan tidak memiliki kapabilitas. Mereka mungkin bawaan dari pejabat sebelumnya, kepala daerah, atau tim sukses. Dimasukkan di sana, datang jam 8 pulang jam 10. Akhirnya hanya jadi beban (APBD)," ujar Tito, Senin (8/6/2026).

Demi memutus rantai pemborosan anggaran tersebut, Mendagri mengeluarkan instruksi tegas yang melarang seluruh kepala daerah merekrut tenaga honorer baru. Kebijakan moratorium ini diambil untuk merasionalisasi belanja pegawai agar tidak membebani kepemimpinan daerah pada periode berikutnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Ungkap Banyak Honorer Administrasi Diduga Titipan Timses

57 tahun lalu

Mendagri Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru: Jadi Beban Belanja Pegawai

57 tahun lalu

Satgas: Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra Capai Rp100,16 Triliun untuk 3 Tahun

57 tahun lalu

Mendagri Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Belum Stabil

57 tahun lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal