Kata Gubernur Jabar Dedi soal Kasus Pemerkosaan oleh Dokter Anestesi di RSHS Bandung 

Billy Maulana Finkran
Gubernur Jabar dedi Mulyadi meminta perekrutan dokter anestsi PPDS diperketat untuk mencegah munculnya dokter cabul. (Foto: iNews)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi kasus pemerkosaan dokter residen PPDS Anestesi RSHS Bandung. Menurut Dedi, untuk mengembalikan kepercayaan terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran, harus ada evaluasi remrutmen dokter lebih ketat bukan hanya sebatas pintar.

“Hukum juga harus tegas terhadap pelaku tanpa pandang bulu karena telah mencoreng citra perguruan tinggi dan dunia kedokteran khususnya kepercayaan masyarakat,” kata Kang Dedi, Sabtu (12/4/2025).

Sebelumnya, seorang dokter residen PPDS anastesi memerkosa keluarga pasien dengan cara membius di Gedung MCHS Lantai 7 RSHS Bandung.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Jamin Pengobatan YTR Korban Penyekapan Sadis Ditanggung Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Nikah Baru 2 Minggu, Taufik Hidayat Tega Tinggalkan Mantan Istri saat Hamil

57 tahun lalu

Mantan Atasan Taufik Hidayat Minta Dedi Mulyadi Serahkan Uang Sayembara Rp250 Juta ke Korban

57 tahun lalu

Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Penyekap dan Penganiaya YTR Ditangkap Tim Khusus Polda Jabar

57 tahun lalu

Breaking News: Taufik Hidayat Penyekap Perempuan Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal