Kata Gubernur Jabar Dedi soal Kasus Pemerkosaan oleh Dokter Anestesi di RSHS Bandung 

Billy Maulana Finkran
Gubernur Jabar dedi Mulyadi meminta perekrutan dokter anestsi PPDS diperketat untuk mencegah munculnya dokter cabul. (Foto: iNews)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi kasus pemerkosaan dokter residen PPDS Anestesi RSHS Bandung. Menurut Dedi, untuk mengembalikan kepercayaan terhadap perguruan tinggi dan dunia kedokteran, harus ada evaluasi remrutmen dokter lebih ketat bukan hanya sebatas pintar.

“Hukum juga harus tegas terhadap pelaku tanpa pandang bulu karena telah mencoreng citra perguruan tinggi dan dunia kedokteran khususnya kepercayaan masyarakat,” kata Kang Dedi, Sabtu (12/4/2025).

Sebelumnya, seorang dokter residen PPDS anastesi memerkosa keluarga pasien dengan cara membius di Gedung MCHS Lantai 7 RSHS Bandung.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Buletin
7 hari lalu

Viral! 18 Siswi di Garut Nangis saat Rambut Dipotong Guru BK

Nasional
13 hari lalu

Dedi Mulyadi Minta Wali Kota Bekasi Pasang Palang Kereta Otomatis: Seminggu Ini Sanggup?

Nasional
14 hari lalu

Dudung hingga Dedi Mulyadi Datangi RSUD Kota Bekasi, Jenguk Korban Kecelakaan Kereta

Nasional
1 bulan lalu

KDM Marah Besar soal Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Tindakan Ceroboh!

Nasional
1 bulan lalu

RSHS Bandung Minta Maaf usai Insiden Bayi Nyaris Tertukar Viral di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal