Jurnalis TV Dipukul Oknum Polisi Perwira Menengah saat Meliput Demonstrasi di Gorontalo

Nurfaizi Lahasan
Seorang jurnalis televisi swasta mengalami insiden tak terduga saat meliput aksi unjuk rasa HMI Badko Sulutgo di Mapolda Gorontalo. Foto: Nurfaizi Lahasan

GORONTALO, iNews.id - Seorang jurnalis televisi swasta mengalami insiden tak terduga  saat meliput aksi unjuk rasa HMI Badko Sulutgo di Mapolda Gorontalo. 

Dia diduga dipukul oleh oknum polisi berpangkat perwira menengah (pamen)  saat hendak merekam proses pengamanan massa aksi yang berujung kericuhan di depan Markas Polda Gorontalo.

Insiden bermula saat sang jurnalis menggunakan ponselnya untuk merekam situasi pengamanan oleh aparat. Namun, tiba-tiba seorang oknum polisi memukul tangannya, menyebabkan ponsel tersebut terjatuh dan rusak parah.

"Saya sudah menggunakan kartu pengenal saat merekam," ujar jurnalis tersebut, yang mengaku telah mematuhi prosedur peliputan.

Aksi unjuk rasa ini terkait desakan pengungkapan dan penegakan hukum atas peredaran rokok ilegal. Kericuhan terjadi ketika sejumlah massa aksi diamankan oleh pihak kepolisian. 

Oknum perwira menengah yang diduga melakukan pemukulan hingga saat ini belum memberi keterangan. 

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Hati-Hati Lho, Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo

57 tahun lalu

Terungkap! Uang Rp20 Juta yang Diterima Ketua BEM FH UBK untuk Geser Aksi Mahasiswa dari Istana

57 tahun lalu

Momen Emak-Emak Demo Dukung MBG di Jakpus, Bawa Mawar Merah

57 tahun lalu

2 Demo Digelar di Jakpus Hari Ini, 3.761 Personel Gabungan Disiagakan

57 tahun lalu

50.000 Orang Gelar Aksi Dukung Program MBG di Jakarta Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal