Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Anton Suhartono
Hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan berada di titik nadir. Foto: iNews TV

WASHINGTON, iNews.id – Hubungan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan berada di titik nadir. Gedung Putih bahkan dikabarkan mulai menjalin kontak informal dengan tokoh-tokoh oposisi Israel, sebuah langkah yang memicu spekulasi kuat adanya upaya untuk mendepak Netanyahu pada pemilu mendatang.

Keretakan hubungan ini disinyalir meruncing akibat manuver AS yang tengah berupaya merajut kesepakatan damai dengan Iran. Israel dinilai menjadi batu sandungan utama karena terus melancarkan gempuran militer ke Lebanon. Padahal, penghentian perang di Lebanon merupakan salah satu poin krusial dalam nota kesepahaman (MoU) damai antara AS dan Iran.

Stasiun televisi Israel, Channel 12, melaporkan bahwa para pejabat di pemerintahan Trump meyakini reformasi kepemimpinan di Israel mutlak diperlukan. Kondisi ini mendorong Washington membuka komunikasi dengan dua pemimpin oposisi utama, yaitu Naftali Bennett (Kepala Partai Together) dan Gadi Eisenkot (Pemimpin Partai Yashar).

“Pemerintahan AS telah menyatakan keprihatinan tentang kelompok garis keras di pemerintahan Netanyahu dan berupaya membangun basis dukungan rakyat baru sebelum pemilu,” demikian laporan Channel 12, dikutip Selasa (23/6/2026).

Pihak oposisi Israel sendiri menyambut baik momentum ini dengan memperkuat hubungan ke Washington dalam beberapa bulan terakhir demi mencapai kesepahaman politik yang baru. Langkah AS ini dinilai memanfaatkan krisis kepercayaan publik yang sedang melanda kabinet Netanyahu saat ini.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal