Buntut Kematian dr Adrian, Kemenkes Ambil Tindakan Tegas Setop PPDS Anestesi Unsrat

iNews TV
Menyusul peristiwa kematian dr. Adrian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung mengambil langkah tegas.

JAKARTA, iNews.id - Menyusul peristiwa kematian dr. Adrian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung mengambil langkah tegas. Kemenkes resmi membekukan atau menghentikan sementara seluruh kegiatan pembelajaran Program Studi Anestesiologi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Kandou Manado.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, menegaskan bahwa keputusan pembekuan ini sengaja diambil agar proses penyelidikan kasus bisa berjalan secara transparan, independen, dan menyeluruh.

"Sudah saya minta setop," kata Azhar saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Langkah pembekuan operasional tersebut dituangkan secara resmi dalam Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Nomor HK.02.03/D.XV/3427/2026, yang memuat tiga poin pertimbangan utama:

a) Bahwa dengan adanya dugaan terjadinya perundungan terhadap salah satu peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi;

b) Bahwa untuk melakukan investigasi secara internal dan terpadu antara RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado dengan Fakultas Kedokteran Unsrat;

c) Bahwa untuk maksud pada huruf a dan b perlu dilakukan penghentian sementara kegiatan pembelajaran program studi anestesiologi yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Ruang Erupsi, 11.615 Warga Tagulandang Akan Dievakuasi ke Manado

57 tahun lalu

Resep Rica-Rica Ceker Pedas Menggugah Selera, Rasanya Bikin Nagih!

57 tahun lalu

Ganjar Pranowo Janji Ciptakan Banyak Lapangan Kerja dan Harga Bahan Pokok Stabil

57 tahun lalu

KTP Sakti Ganjar-Mahfud, Atikoh: Bakal Permudah Hidup Rakyat

57 tahun lalu

Safari Politik, Siti Atikoh Bakal Kunjungi Kawasan Kuliner hingga Ngopi Bareng Warga Manado

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal