Sri Mulyani Ajukan Tambahan Subsidi Energi 2023 Sebesar Rp1,3 Triliun, Berikut Rinciannya

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani mengajukan tambahan anggaran subsidi energi pada 2023 senilai Rp1,3 triliun. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajukan tambahan anggaran subsidi energi pada 2023 senilai Rp1,3 triliun. Angka ini merupakan bagian dari permintaan tambahan belanja negara tahun depan.

"Dengan adanya perubahan penerimaan negara dan subsidi, kami menyampaikan usulan pendapatan negara dengan kesepakatan panja untuk menambah subsidi energi Rp1,3 triliun," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) dengan Menteri PPN, Menteri Hukum dan HAM, dan Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Berdasarkan kesepakatan Panitia Kerja (Panja) Banggar DPR, target penerimaan negara 2023 bertambah Rp19,4 triliun. Penambahan ini berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp4,3 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp15,1 triliun.

"Untuk rinciannya, anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp0,6 triliun, lalu subsidi liquid petroleum gas (LPG) tabung 3 kilogram senilai Rp0,4 triliun, dan subsidi listrik Rp0,2 triliun," ucap Sri Mulyani.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Rakyat

Nasional
1 hari lalu

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Melemah usai Prabowo Pidato Kerangka Ekonomi Makro RAPBN 2027

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6,5% di 2027, Rupiah Rp16.800-17.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal