RI Resmi Jadi Pemegang Saham Terbesar Ketiga di IsDB

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Sidang Tahunan IsDB di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (14/5/2023). (Foto: Dok. Kemenkeu)

JEDDAH, iNews.id - Indonesia resmi menjadi negara pemegang saham terbesar ketiga di Islamic Development Bank (IsDB). Sebagai anggota sekaligus pendiri sejak 1974, Indonesia melihat potensi pengembangan IsDB untuk mengoptimalkan kapasitasnya dan memberikan dampak yang lebih besar dalam agenda pembangunan global.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, menghadapi berbagai tantangan global saat ini, peran bank pembangunan multilateral dalam konteks kerja sama internasional menjadi semakin penting, dan diharapkan dapat membantu mengatasi kebutuhan pembiayaan dan meningkatkan ketahanan atau resiliensi negara miskin dan rentan.  

"Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dan pengalaman Indonesia dalam menangani dan memimpin agenda global, Indonesia ingin menjadi mitra IsDB yang lebih kuat untuk meningkatkan peran IsDB, mewujudkan agenda reformasi, dan melaksanakan mandatnya dalam membantu negara-negara anggota, terutama negara-negara anggota miskin dan rentan, serta komunitas muslim di dunia," ujar Sri Mulyani dalam Sidang Tahunan IsDB di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (14/5/2023).

Atas pertimbangan tersebut, Indonesia memutuskan untuk meningkatkan kepemilikan saham di IsDB dari posisi ke-12 menjadi posisi ke-3. Dengan menjadi pemegang saham terbesar ke-3, Indonesia tidak saja akan menegaskan posisinya di panggung global dengan ikut menentukan arah pembangunan dunia melalui pengaruh keanggotaannya dalam bank pembangunan multilateral seperti IsDB, tetapi juga dapat secara langsung berperan aktif dalam operasionalisasi IsDB.

Selain itu, Sri Mulyani menyebut, Indonesia dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan serta pengentasan kemiskinan di negara-negara anggota IsDB yang pada umumnya merupakan negara dengan komunitas muslim yang berpendapatan rendah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal