MRT Jakarta Dihambat Pemerintah Pusat? Ini Kata Setneg

Rully Ramli
MRT Jakarta. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menepis tudingan pemerintah pusat menghambat pembangunan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Hal tersebut menyusul kembali molornya jadwal peletakan batu pertama (groundbreaking) transportasi massal itu.

Groundbreaking MRT Jakarta Fase II rute Bundaran HI-Kota sedianya akan dilakukan di Monas pada akhir Januari 2019. Namun, rencana tersebut urung dilaksanakan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mendapat persetujuan dari Kemensetneg.

Asisten Deputi Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto mengatakan, pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan MRT Jakarta. Pasalnya, MRT masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendukung moda transportasi massal di Jabodetabek.

Sugiarto menjelaskan, Kemensetneg selalu mengikuti rapat koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PT MRT Jakarta dan Pemprov DKI. Sejak Oktober 2018-Januari 2019, ada lima pertemuan untuk membahas proyek itu.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 tahun 1995, jalur MRT Jakarta Fase II yang melewati
melewati Kawasan Medan Merdeka harus mendapatkan persetujuan dari Kemensetneg.

"Untuk dapat mengeluarkan rekomendasi, Kemensetneg masih memerlukan kajian dari PT. MRT Jakarta serta pendapat dari Kementerian/Lembaga terkait, seperti addendum AMDAL yang dibuat tahun 2011, analisa lalu lintas, hingga kajian keamanan terhadap objek vital nasional," ujar dia, Sabtu (2/2/2019).

Menurut Sugiarto, belum keluarnya rekomendasi yang belum diputuskan itu seharusnya tidak menghambat groundbreaking MRT Jakarta. Dengan kata lain, proses groundbreaking bisa tetap dilakukan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

7 Pengembang Swasta bakal Investasi Bangun MRT Rute Kembangan-Balaraja

Megapolitan
14 hari lalu

Pemprov DKI Pastikan 15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Berlanjut Tahun Ini

Megapolitan
14 hari lalu

Penumpang Transjakarta-MRT Tembus 461 Juta Orang Sepanjang 2025, Meningkat 16,65 Persen

Megapolitan
16 hari lalu

Pramono: Kawasan Stasiun Harmoni MRT Jakarta bakal Jadi TOD Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal