Masyarakat Tak Lapor Harta Kekayaan, Sri Mulyani: Sanksi Pajak 2 Kali Lipat

Rina Anggraeni
Menkeu Sri Mulyani sebut masyarakat yang tidak laporkan harta kekayaan bisa dikenakan sanksi pajak 2 kali lipat. (foto: dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa masyarakat harus siap menanggung akibat jika pemerintah menemukan harta kekayaan yang belum dilaporkan. Menurutnya, sanksi pajak yang akan dikenakan cukup besar nantinya.

Sri Mulyani menuturkan, jika harta didapat sebelum tahun 2015 dan ditemukan pemerintah tidak dilaporkan, maka pemilik aset akan dikenakan sanksi pajak 200 persen. Artinya, pajak yang dibayarkan seharga 2 kali lipat aset yang disembunyikan.

"Jadi mau dikenakan sanksi pajak 200 persen?," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (17/12/12021).

Dia menambahkan, jika masyarakat memiliki aset di luar negeri yang direpatriasi dan harta dalam negeri diinvestasikan dalam SBN atau hilirisasi SDA/EBT, dendanya sebesar 6 persen. Jika, belum dilaporkan pada periode 2012-2016, maka sanksi pajaknya 25 persen untuk pajak badan dan 30 persen untuk orang pribadi.

Oleh karena itu, dia meminta agar masyarakat mengikuti program pengungkapkan sukarela (PPS) tahun depan. Sebab, denda yang dikenakan lebih ringan. Bila aset ada di luar negeri maka dendanya hanya 11 persen, sedangkan bagi aset yang ada di dalam negeri dikenakan denda 6 persen.

"Makanya ikut saja, ini dendanya jauh lebih ringan daripada denda 200 persen," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Harta Kekayaan Bupati Ngada Rp7,8 Miliar Disorot usai Siswa SD Bunuh Diri karena Biaya Sekolah

Nasional
5 hari lalu

KPK Lacak Asal-usul Aset Ridwan Kamil yang Belum Dilaporkan ke LHKPN

Nasional
12 hari lalu

KPK Kembalikan Rp1,5 Triliun Aset Rampasan Korupsi ke Negara Sepanjang 2025

Nasional
14 hari lalu

Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal