Ketua The Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Lanjutan untuk Tekan Inflasi

Aditya Pratama
Ketua The Fed, Jerome Powell memberi sinyal adanya kenaikan suku bunga setelah tidak ada kenaikan pada bulan ini. (Foto: Reuters)

MADRID, iNews.id - Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell memberi sinyal adanya kenaikan suku bunga setelah tidak ada kenaikan pada bulan ini. Hal ini karena serangkaian data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan perlunya pengetatan moneter lebih lanjut.

"Kami (The Fed) melakukan satu pertemuan di mana kami tidak menaikkan suku bunga. Kami berharap kecepatan keputusan suku bunga yang moderat akan berlanjut," ucap Powell dalam acara yang diadakan oleh bank sentral Spanyol di Madrid, Spanyol, dikutip dari Reuters, Jumat (30/6/2023). 

Powell menyampaikan, data pasar tenaga kerja AS menunjukkan tingkat pengangguran mencapai 3,7 persen. Selain itu, meski inflasi sudah turun dari puncaknya pada tahun lalu, namun angkanya masih berada di level dua kali lipat dari target The Fed di 2 persen

"Tekanan inflasi terus berjalan tinggi, dan proses menurunkan inflasi menjadi 2 persen masih jauh," katanya. 

Setelah 10 kali menaikkan suku bunga berturut-turut, pada bulan ini The Fed memilih untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran 5  persen-5,25 persen. Hal ini untuk memberikan waktu menilai dampak kenaikan suku bunga yang akan datang, dan melihat dampak pengetatan kredit yang berasal dari tekanan perbankan yang muncul pada bulan Maret.

Namun, Powell menyebut pihaknya perlu menaikkan suku bunga setidaknya dua kali lebih banyak pada akhir tahun ini.

The Fed akan mengadakan empat pertemuan membahas kebijakan lagi tahun ini. Pertemuan berikutnya dijadwalkan pada 25-26 Juli 2023 mendatang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal