Kementerian ESDM Pastikan Lahan Bekas Likuifaksi Tak Dibangun Kembali

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan tanah yang telah mengalami likuifaksi tidak dapat dibangun lagi. Pascagempa beberapa waktu lalu di Sulawesi Tengah (Sulteng), lokasi likuifaksi terjadi di Balaroa, Petobo, Jono Oge, dan Sidera.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar mengatakan, alasan tak dapat dibangun karena tanah bekas likuifaksi tersebut sudah tidak terdiri dari tanah lagi. Sebab, saat proses likuifaksi berlangsung, bangunan-bangunan di atasnya masuk ke dalam tanah.

"Lokasi yang likuifaksi itu tidak akan dibangun lagi. Karena di dalam tanahnya sudah terdiri ada tembok jendela ada orang juga di bawahnya," ujarnya di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Menurut dia, lahan bencana gempa dan tsunami di Sulteng masih bisa dibangun kembali, terutama daerah yang tak terkena likuifaksi. Oleh karenaya, para korban likuifaksi ke depan akan dicarikan oleh pemerintah lokasi yang aman untuk dihuni.

"Sebagian masih bisa dibangun asalkan persyaratan tadi tentunya bangunannya yang bertahan gempa likuifaksi. Sementara ini dijadikan semacam memorial park untuk menjadi kenangan," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu: Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang, 6.412 Warga Terdampak

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,0 Guncang Waikabubak NTT, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal