JAKARTA, iNews.id - Perekonomian dunia memasuki babak baru di tahun 2022. Pemulihan ekonomi global akibat dampak pandemi Covid-19 yang semakin melandai, terguncang oleh perang Rusia-Ukraina yang mencuat sejak Februari 2022.
Invasi Rusia ke Ukraina itu tidak hanya memicu bencana kemanusiaan tetapi juga mengakibatkan perlambatan ekonomi global secara signifikan sepanjang 2022.
Perang yang hingga kini masih memanas itu memperburuk lonjakan harga komoditas energi dan pangan negara-negara diseluruh dunia. Hal itu lantaran, Rusia dan Ukraina termasuk negara pengekspor komoditas gandum terbesar.
Berdasarkan data Bank Dunia, keduanya menyumbang 29 persen dari ekspor gandum global. Di sektor energi, Rusia merupakan eksportir gas alam terbesar di dunia yang menyumbang kontribusi signifikan dalam ekspor batu bara dan minyak mentah secara global.
Oleh sebab itu, jika ketegangan Rusia dan Ukraina berlanjut, maka akan berkontribusi sangat besar terhadap kenaikan harga gandum hingga gas alam.