Harga Cabai Melonjak, Begini Respons Kementan

Rina Anggraeni
Cabai merah. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) angkat bicara soal melonjaknya harga cabai dengan rata-rata di atas Rp50.000 per kilogram. Kenaikan harga komoditas tersebut dinilai disebabkan permintaan tinggi pada libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Ini tentu fenomena tahunan, namun tidak terjadi secara merata di semua tempat. Karenanya Kementan melakukan operasi pasar terbatas pada daerah-daerah yang melonjak permintaaannya,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga, Senin (28/12/2020).

Kuntoro menambahkan, proses pertanaman cabai di Jawa Tengah akan menuju masa panen pada pertengahan Januari 2021. Selain itu, wilayah Jawa Timur seperti Kediri, Blitar Banyuwangi dan Jember juga akan mulai panen raya pada bulan Januari.

“Pasokan juga memang sedikit berkurang saat ini karena puncak musim hujan, tapi Kementan berupaya dengan stok yang ada untuk melakukan stabilisasi harga. Kita dorong distribusinya dari daerah panen ke wilayah yang kekurangan stok,” tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Siapkan Dapur Susu untuk Pasok MBG, Modal di Bawah Rp5 Miliar

57 tahun lalu

Update Harga Pangan 29 Mei 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Kompak Naik

57 tahun lalu

Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Cukupi Kebutuhan Nasional, Surplus 800.000 Ekor

57 tahun lalu

Pemerintah Naikkan Harga Ayam Hidup jadi Rp19.500 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal