Ekonomi Mulai Pulih di Masa Transisi, Rem Mendadak Anies Bikin Ambyar

Michelle Natalia
Wamenkeu Suahasil menyebutkan pengumuman PSBB total otomatis pasar saham tertekan dan efek psikologisnya akan terus berkembang. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas ekonomi di Pulau Jawa, khususnya DKI Jakarta, perlahan kembali pulih selepas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, karena angka kasus positif Covid-19 bertambah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rem mendadak dengan akan memberlakukan PSBB total, mulai 14 September 2020. 

"Pembatasan akan diberlakukan kembali pada 14 September dan tentunya ada diskusi sangat panas seputar ini," ujar Suahasil dalam ASEAN Webinar Series 'Indonesia: Archipelago of Opportunities' yang diselenggarakan oleh Standard Chartered di Jakarta, Kamis (10/9/2020). 

Menurutnya, ini karena dalam beberapa minggu terakhir ekonomi Indonesia sedang naik, indeks pasar saham kembali naik, dan beberapa indikator ekonomi makro lainnya juga aktif dalam indikator hijau. 

"Namun pada hari ini, bisa dilihat pasar saham berada di bawah tekanan karena pengumuman tersebut. Pengumuman PSBB itu, otomatis pasar saham menjadi tertekan. Itu efek psikologisnya dan kita akan melihat bagaimana itu akan berkembang selanjutnya," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Meleset dari Perkiraan: tapi Lumayan 5,11 Persen

Nasional
1 hari lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,11% di 2025

Nasional
2 hari lalu

BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal