Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2021 Minus 0,74 Persen

Rina Anggraeni
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021 minus 0,74 persen secara tahunan. Secara kuartalan, Produk Domestik Bruto (PDB) masih minus 0,96 persen dibandingkan kuartal IV-2020.

"Pada triwulan I, pertumbuhan ekonomi masih mengalami kontraksi 0,74 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers secara virtual, Rabu (5/5/2021). 

Pada kuartal I-2020, kata dia, harga-harga komoditas sebenarnya naik tajam seperti CPO, kedelai, dan kopi. Begitu juga dengan barang-barang hasil tambang seperti timah, aluminium, dan tembaga. 

Kenaikan harga komoditas ini sejalan dengan pemulihan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama Indonesia. China misalnya, tumbuh 18,3 persen pada kuartal I-2021 setelah minus 6,8 persen.

Namun, pergerakan mobilitas masyarakat masih terhambat. Data-data makro ekonomi masih menunjukkan penurunan di antaranya produksi mobil yang turun 22,16 persen yoy dan turun 23,36 persen secara qtq.

"Penjualan motor yang mencapai 1,29 juta unit, turun 17,61 persen secara yoy dan secara qtq turun 64,52 persen," kata Suhariyanto.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kepala BPS Ungkap Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Tembus 45,17%

18 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

19 hari lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

21 hari lalu

Okupansi Hotel Berbintang di Mei 2026 Naik gegara Banyak Libur Panjang, Ini Datanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal