BBM Premium Akan Dihapus, Ini Pertimbangan Kementerian ESDM 

Oktiani Endarwati
Kementerian ESDM menyatakan, sampai saat ini pemerintah masih mengevaluasi mendalam terkait kebijakan penghapusan BBM premium. (Foto: Pertamina)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana akan menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium. Ini sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 mengenai batasan Research Octane Number (RON). Namun hingga kini wacana tersebut belum juga dilaksanakan. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, sampai saat ini pemerintah masih mengevaluasi mendalam terkait kebijakan tersebut. 

"Kami masih evaluasi mendalam terkait hal ini," ujarnya dalam konferensi pers Capaian Kinerja 2020 dan Rencana Kerja 2021 virtual, Senin (18/1/2021). 

Dia menyebutkan, Pertamina juga diminta kontribusinya bagaimana menyelesaikan atau memenuhi harapan dari pemerintah dan masyarakat. "Jadi masih dalam tahap itu," katanya. 

Sebagai informasi, BBM dengan nilai oktan rendah dinilai tidak ramah lingkungan karena emisi yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan BBM yang berkadar oktan tinggi. Tinggal tujuh negara yang masih menggunakan BBM setara premium, yaitu Indonesia, Kolombia, Mesir, Mongolia, Bangladesh, Ukraina, dan Uzbekistan. 

Saat ini, Pertamina juga berupaya menekan penggunaan premium dengan Program Langit Biru. Program ini merupakan upaya Pertamina untuk mengedukasi masyarakat agar beralih ke BBM yang lebih ramah lingkungan. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebijakan BBM Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157,28 Triliun

57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal