Bahlil Bocorkan Ada Relokasi Sejumlah Perusahaan ke Indonesia

Antara
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan ada investasi yang merupakan relokasi industri dari sejumlah negara. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan ada investasi yang merupakan relokasi industri dari sejumlah negara. Dia menyebutkan BKPM telah berkomunikasi dengan investor dan memastikan relokasi sejumlah investasi.

"Di BKPM sudah ada yang masuk, ada yang 60 persen, ada yang masih penjajakan. Tapi, data saya akan berikan saat di-announce (diumumkan) Presiden, karena yang saya kerjakan akan saya lapor ke Presiden. Habis itu akan saya sampaikan," ujarnya dalam webinar, Jumat (19/6/2020).

Bahlil menuturkan sebelumnya pada 2017-2018 tidak ada satu pun investor yang relokasi industri dari China ke Indonesia Air. Kali ini keadaannya berbeda.

"Pada 2017-2018 tidak ada satupun investor yang relokasi dari China ke Indonesia, tapi, kali ini insya Allah lebih dari satu, dua, tiga, empat, lebih, insya Allah. Tapi, tunggu Pak Presiden yang akan sampaikan. Kami harus clear-kan dulu datanya," katanya.

Sebelumnya, Indonesia tengah mengincar peluang relokasi investasi sejumlah industri dari China. Pemerintah pun siap memfasilitasi dengan menawarkan ketersediaan kawasan industri yang terintegrasi. Hingga saat ini, Indonesia telah mendirikan sebanyak 114 kawasan industri dan berencana mengembangkan 27 kawasan industri lainnya hingga akhir 2024.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 jam lalu

MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal

8 jam lalu

MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor

9 jam lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

10 jam lalu

Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal