Wall Street Turun Tajam Imbas Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Suparjo Ramalan
Wall Street berakhir turun. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street turun tajam pada Kamis (25/2/2021), waktu setempat. Hal ini karena lonjakan imbal hasil obligasi AS membuat investor semakin khawatir.

Mengutip Xinhua, Jumat (26/2/2021), Dow Jones Industrial Average jatuh 559,85 poin atau 1,75 persen menjadi 31.402,01. S&P 500 turun 96,09 poin, atau 2,45 persen, menjadi 3.829,34. Indeks Komposit Nasdaq merosot 478,54 poin, atau 3,52 persen, menjadi 13.119,43 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 merosot, dengan konsumer dan teknologi ditutup masing-masing turun 3,61 persen dan 3,53 persen, memimpin pelemahan.

Investor membuang aset berisiko, terutama saham teknologi karena imbal hasil obligasi AS melonjak. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik menjadi di atas 1,5 persen pada Kamis. 

Imbal hasil yang lebih tinggi membuat obligasi menjadi alternatif yang lebih layak untuk saha. 

Di sisi data, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 111.000 menjadi 730.000 dalam pekan yang berakhir 20 Februari, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis. Klaim diharapkan mencapai total 845.000 dalam sepekan terakhir. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Terkoreksi, Ini Sentimen Pendorongnya

57 tahun lalu

Sosok Liang Wenfeng, Pemilik Platform AI DeepSeek yang Guncang Saham Amerika

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Cek Rekomendasi Sahamnya

57 tahun lalu

Kapitalisasi Pasar Nvidia Ambles Rp4.340 Triliun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal