Rilis Data Ketenagakerjaan Angkat Dolar AS

Suparjo Ramalan
Dolar AS menguat. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Jumat (5/3/2021) waktu setempat karena pelaku pasar menyaring data pekerjaan negara Februari.

Mengutip Xinhua, Sabtu (6/3/2021), indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,39 persen menjadi 91,9835.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1912 dolar AS dari 1,1966 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3840 dolar AS dari 1,3889 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7689 dolar AS dari 0,7728 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,33 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,90 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9308 franc Swiss dari 0,9293 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2664 dolar Kanada dari 1,2659 dolar Kanada.

Pengusaha AS menambahkan 379.000 pekerjaan pada Februari, dengan tingkat pengangguran sedikit berubah pada 6,2 persen, Departemen Tenaga Kerja melaporkan Jumat.

Pertumbuhan pekerjaan melampaui ekspektasi Wall Street. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones dan The Wall Street Journal memperkirakan 210.000 pekerjaan baru.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 jam lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

4 hari lalu

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal