Kasus Positif Corona Terus Bertambah, Kurs Dolar AS Melemah

Ranto Rajagukguk
Kurs dolar AS melemah. (Foto: Antara)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Jumat (10/7/2020) waktu setempat. Pasalnya, pelaku pasar mengamati dampak lonjakan kasus positif virus corona ke ekonomi.

Mengutip Xinhua, Sabtu (11/7/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,05 persen menjadi 96,6559.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1297 dolar AS dari 1,1296 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2625 dolar AS dari 1,2620 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,6946 dolar AS dari 0,6964 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,93 yen Jepang, lebih rendah dari 107,20 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9415 franc Swiss dari 0,9400 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3589 dolar Kanada dari 1,3580 dolar Kanada.

Lebih dari 63.200 kasus virus corona baru dilaporkan di AS pada Kamis, mengutip data dari Universitas Johns Hopkins. Sekitar 3,144 juta kasus positif Covid-19 telah dilaporkan di AS, dengan lebih dari 133.000 kematian, pada Jumat sore. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

57 tahun lalu

Rupiah Makin Anjlok Sore Ini, Ditutup ke Rp18.187 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS Pagi Ini, IHSG Terancam Anjlok ke Level Kritis

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal