Dolar Melemah karena AS Akan Buka Perekonomian

Ranto Rajagukguk
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Jumat (17/4/2020) waktu setempat karena selera risiko meningkat di tengah berita tentang rencana Presiden Donald Trump untuk membuka kembali perekonomian.

Mengutip Xinhua, Sabtu (18/4/2020), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,22 persen menjadi 99,7987 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0867 dolar AS dari 1,0845 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2482 dolar AS dari 1,2459 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6353 dolar AS dari 0,6311 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,59 yen Jepang, lebih rendah dari 107,63 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9676 franc Swiss dari 0,9689 franc Swiss, dan turun menjadi 1,4022 dolar Kanada dari 1,4111 dolar Kanada.

Trump pada Kamis meluncurkan pedoman untuk pembukaan kembali bertahap dari bagian ekonomi AS yang terganggu oleh pandemi Covid-19.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

57 tahun lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal