Dolar AS Menguat di Tengah Serangkaian Data Ekonomi

Ranto Rajagukguk
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Selasa (5/5/2020) waktu setempat karena para pelaku pasar mencermati sejumlah data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Rabu (6/5/2020), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,23 persen menjadi 99,7078.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,0851 dolar AS dari 1,0907 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2450 dolar AS dari 1,2441 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,6457 dolar AS dari 0,6425 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,49 yen Jepang, lebih rendah dari 106,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9717 franc Swiss dari 0,9654 franc Swiss, dan turun menjadi 1,4025 dolar Kanada dari 1,4078 dolar Kanada.

Pergerakan pasar terjadi setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi di sektor non-manufaktur nasional yang dikontrak pada bulan April merosot untuk pertama kalinya sejak Desember 2009.

Indeks Non-Manufaktur AS (NMI) mencatatkan 41,8 persen pada April, turun dari Maret 52,5 persen. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal