Dolar AS Melemah Tipis di Tengah Laporan Klaim Pengangguran

Suparjo Ramalan
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis pada akhir perdagangan Kamis (19/11/2020) waktu setempat. Pasalnya, pelaku pasar mencermati angka klaim pengangguran yang baru dirilis.

Mengutip Xinhua, Jumat (20/11/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen pada 92,3044.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1875 dolar AS dari 1,1864 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3252 dolar AS dari 1,3280 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7287 dolar AS dari 0,7320 dolar AS.

Dolar AS dibeli 103,80 yen Jepang, lebih rendah dari 103,81 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9105 franc Swiss dari 0,9102 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3065 dolar Kanada dari 1,3047 dolar Kanada.

Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur pemutusan hubungan kerja (PHK), tercatat 742.000 dalam pekan yang berakhir 14 November, meningkat 31.000 dari level revisi pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis. Analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan klaim awal akan turun menjadi 700.000. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
5 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Secret Service hingga FBI Ikut Uji Keaslian Dolar AS Sitaan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.091 per Dolar AS, Ini Pemicunya

9 hari lalu

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal