BEI Sebut 10 Emiten Siap Terbitkan Surat Utang di Pasar Modal

Dinar Fitra Maghiszha
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan terdapat 10 perusahaan tercatat yang berencana menerbitkan efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS) di pasar modal.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan dari 10 perusahaan itu, terdapat 12 emisi yang masuk dalam pipeline pencatatan EBUS.

"Sedangkan hingga 10 Maret 2023, telah diterbitkan 18 emisi dari 17 penerbit EBUS, dengan dana yang dihimpun sebesar Rp21 triliun," kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, Jumat (10/3/2023).

Data BEI per Minggu (12/3/2023), mencatat total penerbit surat utang sejauh ini mencapai 127 emiten, dengan jumlah emisi obligasi dan sukuk sebanyak 520 emisi.

Adapun nilai nominal outstanding penerbitan mencapai Rp454,04 triliun dan 47,5 juta dolar AS. Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 187 seri dengan nilai nominal Rp5.449,14 triliun dan 452,11 juta dolar AS.

"Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 8 emisi senilai Rp3,27 triliun," terang BEI.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Anjlok 8,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.635 Triliun 

57 tahun lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

57 tahun lalu

Sambangi Bursa, Rosan Sebut Saham BUMN Masih Punya Yield di Atas 10%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal