Ketegangan di Timur Tengah, Harga Minyak Naik Tipis

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Memasuki awal pekan ini, harga minyak naik tipis di tengah ketegangan yang terjadi di Timur Tengah dan meningkatnya rig di Amerika Serikat (AS) yang mendorong produsen minyak menaikkan produksi.

Mengutip CNBC, Senin (13/11/2017), harga minyak Brent menetap di 63,64 dolar AS per barel pada pukul 00.49 GMT, naik 12 sen dolar AS saat penutupan perdagangan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 13 sen dolar AS menjaid 56,87 dolar AS per barel.

Para pedagang mengatakan, harga minyak mentah cenderung pada level baik menyusul komitmen Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia yang menurunkan produksi karena kelebihan pasokan di pasar sejak 2014.

Ketegangan di Timur Tengah diprediksi akan mengganggu pasokan, kata para pedagang.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
4 jam lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

4 jam lalu

Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah

8 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

13 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal