Siap-siap! Harga Barang Elektronik Bakal Meroket gegara Konflik Timur Tengah

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi harga barang elektronik naik (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Komoditi Elektronik (Apkonik) menilai konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina, serta konflik Iran-Israel akan berdampak harga barang elektronik. Akibatnya, harga barang tersebut akan meroket.

Ketua Umum Apkonik Deni Irawan mengatakan hal itu terjadi lantaran beberapa bahan baku alat-alat elektronik di Indonesia masih didatangkan dari impor. Konflik tersebut yang dinilai akan menghambat rantai pasok sehingga harga bahan baku meroket dan output barang jadi pun ikut terkerek.

"Karena bisa memperburuk kekurangan bahan semikonduktor. Semikonduktor sendiri bukan hanya prosesor, melainkan semua rangkaian komponen elektronik seperti transistor dan lainnya yang pasti dijumpai di semua perangkat elektronik," ujar Deni kepada iNews.id, Minggu (21/4/2024).

Kelangkaan bahan baku semikonduktor inilah yang akan membuat harga barang elektronik di pasar Indonesia turut berdampak pada kenaikan harga. Bahkan, tak cuma elektronik harga mobil dan barang lainnya juga akan berdampak.

"Semakin mendorong harga mobil, elektronik, dan barang-barang penting lainnya," tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Emas Diproyeksi Naik ke Rp2,79 Juta per Gram Pekan Ini

57 tahun lalu

Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS Pagi Ini, IHSG Terancam Anjlok ke Level Kritis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal