Sengketa Dagang dengan Indonesia, WTO Tetap Menangkan Gugatan AS

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

GENEVA, iNews.id – Upaya banding yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait sengketa dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Selandia Baru perihal pembatasan impor makanan dan hewan, termasuk daging sapi serta unggas harus berakhir dengan kekecewaan. Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) tetap memenangkan gugatan AS dan Selandia Baru terhadap kebijakan impor makanan dan hewan Indonesia.

Indonesia berpendapat bahwa kebijakan impor dibuat berdasarkan pada masalah kesehatan dan standar makanan halal, serta ditujukan untuk mengatasi surplus sementara di pasar domestik. Pada bulan Desember 2016, sebuah panel adjudicator menyalahkan Indonesia, yang mengajukan banding.

Seorang pejabat Kementerian Perdagangan Indonesia mengatakan bahwa pemerintah akan mempelajari keputusan tersebut sebelum mengurangi pembatasan, yang mencakup produk seperti apel, anggur, kentang, bawang merah, bunga, jus, buah kering, sapi, ayam dan daging sapi.

"Pemerintah Indonesia akan mempelajari dan melakukan koordinasi internal terkait dengan Laporan Badan Adil yang baru diedarkan, termasuk implikasinya terhadap peraturan saat ini," kata Direktur Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan, mengutip Reuters, Jumat (10/11/2017).

WTO di akhir tahun lalu telah memenangkan gugatan AS dan Selandia Baru terhadap Indonesia tentang hambatan impor beberapa produk pertanian, seperti makanan dan hewan, di antaranya daging sapi dan unggas.

Indonesia disebut membuat ekspor produk makanan dari AS dan Selandia Baru sulit masuk ke Indonesia. WTO meminta Indonesia mencabut aturan pengetatan impor pangan. Putusan itu akhirnya membuat Indonesia mengajuka banding.

Alasannya, Indonesia sudah melakukan sejumlah deregulasi terkait impor produk makanan dan hewan dari kedua negara itu dalam beberapa tahun ke belakang. Sementara gugatan itu dilayangkan kedua negara sejak tahun 2011 lalu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal