Realisasi Investasi Kuartal I 2024 Tembus Rp401,5 Triliun, Meningkat 22,1 Persen

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Invetasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi invetasi pada kuartal I 2024 mencapai Rp401,5 triliun atau 24,3 persen dari target yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo Rp1.600 triliun. Realisasi ini tumbuh 22,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 atau tumbuh 9,8 persen jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV 2023.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadahlia mengatakan, realisasi investasi itu terbagi atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Pada kuartal I 2024, realisasi invetasi Asing alias PMA mendominasi dengan total Rp204,4 triliun atau setara 50,9 persen, sedangkan untuk invetasi lokal atau PMDN pada kuartal I 2024 ini mencapai Rp197,1 triliun atau 49,1 persen.

"Sepanjang kuartal I 2024 invetasi telah menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 547.419 orang," ujar Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

Adapun 5 subsektor terbesar pada realisasi invetasi pada kuartal I 2024 ini terdiri dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp48,1 triliun, sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp48 triliun. 

Kemudian, sektor pertambangan mendapatkan investasi sebesar Rp42,3 triliun, kawasan perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp29,4 triliun, dan industri makanan mendapatkan investasi Rp29 triliun sepanjang kuartal I 2024. 

Bahlil turut memaparkan terdapat 5 negara yang menjadi investor terbesar di Indonesia sepanjang kuartal I 2024. Pertama, Singapura dengan total investasi ke Indonesia mencapai 4,2 miliar dolar AS setara Rp68,23 triliun, Hong Kong dan China masing-masing membawa uang ke Tanah Air sebesar 1,9 miliar dolar AS atau setara Rp30,87 triliun. 

Selanjutnya, Amerika Serikat berinvestasi ke Indonesia sepanjang kuartal I 2024 sebanyak 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,87 triliun, dan Jepang membawa invetasi 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,24 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Makro
16 jam lalu

Ketahui 4 Kesalahan Investor Pemula dalam Berinvestasi ETF, Cek di Sini!

Bisnis
6 hari lalu

Ayo Merapat ke IG Live MNC Sekuritas Sore Ini: Cara Simpel Pakai Bollinger

Keuangan
8 hari lalu

Tips MotionTrade: Mengenal Istilah Penting dalam Waran Terstruktur

Keuangan
11 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.736 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal