Perusahaan Konsultan McKinsey Bakal PHK 2.000 Karyawan, Ada Apa?

Aditya Pratama
Perusahaan konsultan, McKinsey & Co berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawan. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Perusahaan konsultan, McKinsey & Co berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawan. Langkah ini menjadi salah satu PHK terbesar.

Mengutip Reuters, sejumlah sumber menuturkan, pemangkasan karyawan bakal berfokus pada staf pendukung yang tidak kontak langsung dengan klien perusahaan. Staf yang bertugas sebagai penasihat bisnis di berbagai proyek juga termasuk yang terkena PHK.

"Kami mendesain ulang cara tim non-klien kami beroperasi untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, sehingga tim ini dapat secara efektif mendukung dan menskalakan perusahaan kami," ujar juru bicara perusahaan dalam keterangannya dikutip, Kamis (23/2/2023).

Menurut laporan Bloomberg, gelombang PHK tersebut merupakan bagian dari Proyek Magnolia, yang diharapkan perusahaan konsultan akan membantu mempertahankan kumpulan kompensasi mitranya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Bill Gates Minta Maaf Berhubungan dengan Predator Seks Jeffrey Epstein: Saya Bodoh!

Internasional
11 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
14 jam lalu

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Internasional
14 jam lalu

Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal