Perum Bulog Segera Impor 400.000 Ton Beras Antisipasi Penurunan Produksi hingga Akhir 2023

Suparjo Ramalan
Perum Bulog bakal mengimpor 400.000 ton beras guna memenuhi kebutuhan di dalam negeri hingga menjaga harga beras di tingkat konsumen. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog bakal mengimpor 400.000 ton beras dari sejumlah negara mitra. Impor ini guna memenuhi kebutuhan di dalam negeri hingga menjaga harga beras di tingkat konsumen.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mencatat, sepanjang semester II 2023 produksi di tingkat petani menurun signifikan, jika dibandingkan dengan semester I 2023.

Dengan begitu, diperlukan impor 400.000 ton beras untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP). Saat ini, jumlah pasokan CBP di gudang Bulog mencapai 1,6 juta ton. 

"Pak Dirut (Bulog) punya stok 1,6 juta yang akan segera masuk lagi 400.000 ton, dan ini perintah Pak Presiden untuk menjaga harga ditingkat konsumen," ujar Arief saat ditemui di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (28/8/2023). 

Adapun, impor 400.000 ton beras merupakan penugasan Bapanas kepada Bulog. Total beras yang harus didatangkan sepanjang tahun ini berdasarkan kebutuhan pemerintah mencapai 2 juta ton. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Impor RI Melonjak 22,49% pada April 2026, Tembus 25,21 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

KPK Dalami Kasus Suap Impor Barang, Periksa 20 Perusahaan Pengiriman 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal