Ngutang Rp75 Miliar, Perusahaan Bakrie Dilaporkan KFC ke Bursa

Aditya Pratama
Logo KFC

JAKARTA, iNews.id - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang hak waralaba tunggal KFC di Indonesia, melaporkan PT Bakrie Darma Indonesia (BDI) karena berutang senilai Rp75 miliar. 

Laporan tersebut, disampaikan PT Fast Food Indonesia Tbk dalam suratnya yang ditujukan ke Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Vera Florida. 

Mengutip keterbukaan BEI, Kamis (6/5/2021), Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk, Dalimin Juwono, menerangkan piutang tersebut berkaitan dengan setoran investasi perusahaan, dengan jaminan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dari BDI.

Dijelaskan bahwa piutang berawal dari rencana pengembangan pendanaan kegiatan usaha, pembangunan dan pembelian properti oleh BDI. FAST ikut menyetorkan uang ke rencana pengembangan tersebut sebesar Rp100 miliar.

Dalam surat tersebut disampaikan, jika proyek BDI tidak terlaksana sampai 31 Desember 2019, maka status perjanjian akan batal. Namun hingga tanggal yang ditentukan, proyek belum selesai.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KFC Angkat Bicara usai Didemo Karyawan soal Penundaan Gaji dan THR

57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Anjlok 8,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.635 Triliun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal