NASA Tugaskan Jeff Bezos dan Elon Musk Bangun Stasiun di Bulan

Rahmat Fiansyah
Jeff Bezos. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Badan Penerbangan dan Antariksa AS, NASA memiliki proyek pembangunan stasiun pendaratan astronot di bulan. Lembaga yang bermarkas di Washington itu menetapkan tiga perusahaan menggarap proyek senilai Rp15 triliun tersebut.

Dikutip dari Reuters, Jumat (1/5/2020), NASA memilih SpaceX, Blue Origin, dan Dynestic untuk membangun stasiun di bulan. SpaceX merupakan perusahaan luar angkasa yang didirikan oleh Elon Musk sementara Blue Origin milik Jeff Bezos.

Sementara Dynestic tercatat dimiliki Leidos, perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh institusi besar seperti The Vanguard, Blackrock, dan JPMorgan. Boeing dikabarkan ikut dalam tender tersebut, namun ditolak NASA.

"Ini adalah kepingan terakhir yang kita butuhkan untuk pergi ke bulan," kata Jim Bridenstine, Administrator NASA.

AS terakhir kali mendaratkan astronot di bulan pada 1972 dalam program Apollo. Tidak seperti proyek hampir 50 tahun lalu itu, kali ini NASA akan hadir di bulan dalam waktu yang cukup lama untuk membuka peluang manusia mendarat di planet Mars.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal