Larangan Ekspor CPO Tuai Protes Industri, Mendag: Kepentingan Rakyat Paling Utama

Advenia Elisabeth
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, angkat bicara mengenai protes kalangan industri terkait larangan ekspor produk minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya. 

Menurut dia, larangan ekspor semua produk sawit, baik CPO dan turunannya dilakukan demi kepentingan masyarakat agar mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau. 

"Keputusan ini diambil dengan sangat tetap memperhatikan perkembangan hari demi hari situasi ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat," ujar Mendag Lutfi dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/4/2022).

Mendag Lutfi tidak menampik bahwa akan ada dampak dari kebijakan ini bagi produsen dan eksportir CPO dan turunannya, namun yang diutamakan pemerintah saat iini adalah kepentingan rakyat. 

"Tentu akan ada dampak dari kebijakan ini, namun sekali lagi saya tegaskan bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling utama," kata Mendag Lutfi. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

PT DKI Tetap Hukum Advokat Ariyanto 16 Tahun Penjara, Uang Pengganti Jadi Rp21 Miliar

57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

57 tahun lalu

Harga TBS Sawit Anjlok Signifikan, 300 Perusahaan bakal Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal