Kepala Bappenas Sebut Pertumbuhan Ekonomi Harus Tembus 6 Persen, Ini Alasannya

Viola Triamanda
Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia harus menembus angka 6 persen. Hal ini, untuk membawa Indonesia dapat segera terlepas dari middle income trap.

Dia mengungkapkan, sudah saatnya Indonesia melepaskan diri dari middle income trap. Pasalnya, sudah 30 tahun Indonesia menjadi negara berpenghasilan rendah. 

Optimisme tersebut turut didukung dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menembus angka 5 persen di tahun lalu, bahkan di masa pandemi. 

Menurut dia, penyebab Indonesia terjerat menjadi  middle income trap selama 30 tahun karena total produktivitas Indonesia yang cenderung menurun jika dibandingkan negara industri lainnya. 

"Faktor lainnya adalah ketimpangan perkapita antar provinsi," ungkap Suharso, saat memberikan keterangan di Kantor Presiden yang ditayangkan melalui saluran YouTube, Selasa (28/03/2023).

Terkait dengan itu, lanjutnya, Indonesia harus mampu mengambil langkah untuk menghindari middle income trap dan kemudian juga diharapkan dapat memanfaatkan bonus demografi yang tersisa 18 tahun.

"Karena kalau kita belajar dari negara lain, mereka biasanya memanfaatkan bonus demografi untuk melepaskan diri dari pendapatan perkapitanya yang rendah," tutur Suharso. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

Nasional
9 hari lalu

Purbaya Bantah APBN Tersisa Rp120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak

Nasional
11 hari lalu

Airlangga Proyeksi Ekonomi RI Kuartal I Tumbuh 5,5% Berkat Konsumsi dan THR

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Optimistis RI Lepas dari Kutukan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Nasional
13 hari lalu

BPS Tepis Tudingan Intervensi Data, Buka-bukaan soal Rumitnya Metodologi Penghitungan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal