Inggris Gelontorkan Stimulus Rp6.000 Triliun untuk Kurangi Efek Korona

Muhammad Aulia
Kanselir Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id – Pemerintah Inggris mengumumkan stimulus fiskal senilai 330 miliar poundsterling atau sekitar Rp6.600 triliun. Stimulus tersebut diberikan untuk mengurangi dampak wabah virus korona COVID-19 terhadap ekonomi.

Kanselir Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengatakan, pemerintah stimulus tersebut diberikan dalam bentuk pinjaman yang dijamin pemerintah.

“Kami akan mempertahankan lapangan pekerjaan, pendapatan masyarakat, dan dunia usaha. Kami akan melakukan apapun yang diperlukan,” ujar Sunak dilansir CNBC, Rabu (18/3/2020).

Sunak menegaskan pelaku usaha yang membutuhkan uang tunai dapat mengakses pinjaman yang dijamin oleh pemerintah Inggris.

Selain itu, Sunak menyebut pemerintah akan menerapkan pemotongan pajak hingga pemberian hibah kepada sektor usaha yang terdampak paling signifikan oleh wabah korona seperti pariwisata dan penerbangan.

Lewat stimulus tersebut, para pelaku UKM bisa mengakses hibah hingga 25.000 pounds. Selain itu, pembayaran KPR juga ditangguhkan tiga bulan bagi nasabah yang kesulitan keuangan akibat korona.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal