Hormati Putusan Mahkamah Internasional, Itochu Akhiri Kerja Sama dengan Perusahaan Israel

Aditya Pratama
Perusahaan asal Jepang, Itochu Corp akan mengakhiri kerja sama strategisnya dengan perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems Ltd di tengah perang Gaza. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Perusahaan asal Jepang, Itochu Corp akan mengakhiri kerja sama strategisnya dengan perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems Ltd pada akhir Februari di tengah perang di Gaza. Hal ini dilakukan setelah Mahkamah Internasional (ICJ) menetapkan keputusan awal terkait kasus dugaan genosida oleh Israel, yang memerintahkan negara tersebut mengambil semua langkah untuk mencegah terjadinya genosida di Palestina. 

Mengutip Reuters, Chief Financial Officer Itochu Corp, Tsuyoshi Hachimura menuturkan, kemitraan antara pihaknya dengan Elbit Systems didasarkan pada permintaan dari Kementerian Pertahanan Jepang dengan tujuan mengimpor peralatan pertahanan untuk Pasukan Bela Diri yang diperlukan untuk keamanan Jepang. Dia menegaskan kerja sama ini tidak terkait dengan konflik yang terjadi saat ini antara Israel dan Palestina.

“Dengan mempertimbangkan perintah Mahkamah Internasional pada tanggal 26 Januari, dan bahwa pemerintah Jepang mendukung peran Pengadilan tersebut, kami telah menangguhkan kegiatan baru terkait MoU tersebut, dan berencana untuk mengakhiri MoU tersebut pada akhir bulan Februari,” ujar Hachimura dalam keterangannya dikutip, Selasa (6/2/2024).

Itochu Aviation, Elbit Systems, dan Nippon Aircraft Supply (NAS) sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis pada Maret 2023, tujuh bulan sebelum pecahnya perang.

Sementara, untuk bisnis yang terkait dengan Israel, Itochu memiliki investasi kecil di bidang fintech dan bisnis penjualan mobil. Namun Hachimura menyebut bisnis tersebut tidak menghadapi masalah terkait utang dan lainnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal